Salah satu kepuasan terbesar menjadi plant parent adalah melihat tanaman kita tumbuh subur. Kepuasan berikutnya? Memperbanyaknya! Propagasi atau stek adalah cara magis untuk menciptakan tanaman baru dari tanaman yang sudah ada.
Ini tidak hanya hemat biaya, tetapi juga sangat menyenangkan. Baik Anda ingin memperbanyak Sirih Gading, Begonia, atau Lidah Mertua, panduan ini akan mengajarkan tiga metode stek paling dasar.
Pilih Batang Sehat: Cari batang yang memiliki setidaknya 2-3 ruas (nodus) dan beberapa daun sehat. Nodus adalah tonjolan kecil di batang tempat akar dan daun baru akan tumbuh. Potong dengan Tepat: Potong batang sekitar 1 cm di bawah nodus. Tanam di Media: Anda bisa langsung menancapkannya di media tanam yang lembap (tanah dan sekam) atau memasukkannya ke dalam wadah berisi air (propagasi air). Rawat: Letakkan di tempat terang tidak langsung. Jika di tanah, jaga kelembapannya. Jika di air, ganti airnya setiap beberapa hari. Akar biasanya akan muncul dalam beberapa minggu.
Potong Daun: Pilih daun yang sehat dan dewasa. Potong menjadi beberapa bagian (untuk Sansevieria) atau potong beserta tangkainya (untuk ZZ Plant). Keringkan Getah: Biarkan potongan daun selama beberapa jam hingga bagian yang terpotong sedikit mengering untuk mencegah busuk. Tancapkan di Media: Tancapkan bagian bawah potongan daun sekitar 2-3 cm ke dalam media tanam yang sedikit lembap (campuran sekam bakar dan cocopeat bekerja dengan baik). Sabar Menunggu: Metode ini butuh kesabaran ekstra. Tunas dan akar baru bisa memakan waktu berbulan-bulan untuk muncul.
Ikuti Langkah Stek Batang: Siapkan potongan batang dengan nodus seperti pada metode pertama. Masukkan ke Air: Tempatkan potongan batang di dalam botol atau vas berisi air. Pastikan hanya bagian batang dan nodus yang terendam, bukan daunnya. Perawatan: Letakkan di tempat terang tidak langsung dan ganti air setiap 3-5 hari untuk mencegah pertumbuhan bakteri. Pindah Tanam: Setelah akar tumbuh sepanjang 3-5 cm, Anda bisa memindahkannya ke media tanam tanah.

